beswan djogja's blog

Just another WordPress.com weblog

BESWAN DAN PT DJARUM PEDULI MERAPI

with 5 comments


Gunung merapi merupakan salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia yang terletak di sebagian wilayah Yogyakarta dan Magelang. Pada hari Selasa kemarin pada tanggal 26 Oktober 2010 sekitar pukul setengah enam sore tepatnya gunung Merapi mulai memuntahkan awan panas serta hujan abu dan kerikil. Semua warga yang berada di lereng merapi telah mengungsi sebelumnya ketika status gunung Merapi berstatus Awas. Namun masih juga terdapat korban meninggal akibat erupsi dari gunung Merapi, salah satunya adalah Mbah Maridjan. Siapa yang tidak kenal dengan mbah Maridjan, Beliau adalah Suraksohargo (penjaga gunung) atau sering dikenal dengan juru kunci Gunung Merapi. Beliau meninggal akibat terkena awan panas (wedhus gembel) yang menyapu rumahnya di desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta.

Ribuan warga di lereng gunung Merapi yang mengungsi didaerah yang sekiranya aman dari letusan gunung Merapi pun tak luput dari hujan abu vulkanik yang mencapai radius 15 km dari puncak merapi. Berbagai penyakit pernafasan seperti ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) mulai menjangkiti para pengungsi dan mereka pun sangat membutuhkan bantuan obat-obatan, makanan dan peralatan lainnya. Para relawan dari berbagai organisasi mulai membantu para korban bencana Gunung Berapi ini serta Tim SAR gabungan yang siaga apabila terjadi erupsi susulan.

Melihat hal tersebut PT Djarum sebagai salah satu perusahan swasta yang peduli dengan bencana merapi khususnya daerah Yogyakarta bersama Beswan DSO Yogyakarta pada hari kamis 28 Oktober 2010 memberikan bantuan berupa makanan dan minuman kepada para pengungsi di daerah Wonokerto dan Girikerto. Bantuan tersebut diserahkan di posko pengumpulan bantuan Merapi di Pastoran Turi, Sleman agar didata terlebih dahulu dan selanjutnya akan didistribusikan langsung ke barak-barak pengungsian disekitarnya. Di posko logistik Pasturan juga terdapat petugas yang memantau aktivitas gunung merapi melalui alat seismograf yang disimulasikan secara online dan bisa dilihat di http://bencana-sedimen.net.

Beswan Djogja yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut diantaranya viksi, sheila, desi, faisal, jaya, tiwok, kukuh, ferry, indri, endang, mereka diajak oleh relawan petugas posko menggunakan mobil pick-up untuk melihat beberapa barak pengungsian yang berada di daerah wonokerto. Dalam perjalanan dengan medan yang berliku they said: “like a jetcoaster! Yeah!”. Sesampainya di barak pengungsian yang didominasi oleh umbul-umbul sponsor serta spanduk partai politik (mungkin dimanfaatkan sebagai ajang kampanye) mereka menyapa para pengungsi yang sudah terlihat tak murung lagi akibat bencana alam yang telah memporak-porandakan desa mereka. Para pengungsi juga bercerita bahwa mereka nrimo (menerima) saja dengan bencana yang mereka alami dan mereka juga hanya bisa berharap dan meminta keselamatan kepada Yang Maha Kuasa.

Ketika hari telah gelap dan mereka telah kembali ke posko logistik pasturan, ada kabar dari petugas dilapangan serta petugas pengawas seismograf bahwa gunung Merapi erupsi lagi pada pukul 17.10 wib. Betapa terkejut dan takutnya mereka mendengar hal tersebut sembari membuka twitter (hehee..tetep eksis) buat memastikan informasi tersebut. Namun petugas relawan memastikan bahwa daerah dimana kita berada sekarang aman dan menurut informasi erupsi kecil yang terjadi mengarah kebarat atau daerah Magelang (waduh..penulis pulangnya ke Magelang je..).

Penulis berfikir setelah melihat kejadian ini dan bertanya-tanya dalam hati: “siapa sih yang sebenarnya yang mendapat bantuan atas kejadian bencana ini? Apa para pengungsikah yang sebenarnya dibantu?”. Setelah berfikir lama penulis menyimpulkan suatu hal bahwa sebenarnya yang dibantu dalam hal ini bukanlah para pengungsi, tapi kita!!! Allah swt membantu mengingatkan kita untuk mengeluarkan harta kita dengan menolong para korban bencana. Jika Allah swt tidak mengingatkan kita dengan ada bencana alam yang bertubi-tubi melanda Indonesia seperti ini apakah kita ingat untuk bersedekah dan beramal? Ya, sebenarnya kitalah yang dibantu. PRAY FOR INDONESIA !!!

Kukuh Hari Setyawan – Beswan Djarum Regional Semarang

Written by besdjo

November 1, 2010 pada 3:41 am

Ditulis dalam beswan djarum

Tagged with , , ,

5 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. smoga kondisi jogja cepat membaik..

    putri nainggolan

    November 6, 2010 at 7:22 am

  2. Wuich keren, kepedulian beswan tetap terlihat,tetap semangat ya Besdjo ,, salam BeswanKu 🙂

    http://blog.beswandjarum.com/misbahulihsan/

    Misbahul Ihsan

    November 7, 2010 at 12:32 pm

  3. […] minggu yang lalu, -kawan-kawan Bejo juga sudah langsung ke pos […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: